Minggu, 20 September 2009

AWAL DARI SEBUAH PERJALANAN BARU ...

In memorian ...


Ketika inilah awal dari perjalanan baruku, untuk masa depanku. Dan dari sinilah aku harus bisa menentukan mau kemana arah hidupku, dan itu semua tak lepas dari bimbingan orang tuaku tercinta beserta keluarga dan sahabat-sahabat karibku.

Beberapa bulan yang lalu, kira-kira 3-4 bulan yang lalu, seragam SMA yang telah 3 tahun ku kenakan akhirnya terpaksa harus aku lepas karena tuntutan zaman. Tangis dan Tawa menghiasi atmosfir masa mudaku saat itu, kebahagiaan karena kami telah beranjak dewasa yang tak lagi mengenakan seragam putih abu-abu yang menjadi kebanggaan selepasnya ku melepas seragam putih biru, dan kesedihan karena aku harus berpisah dengan sahabat-sahabat tercitaku yang tlah aku anggap sebagai saudaraku dan teman-teman sepermainanku di SMA Negeri 2 Bojonegoro. Tempat terindah itulah saksi kebahagiaanku, dan mungkin teman-temanku yang lain juga. Kenakalan yang membuat jengkel Bapak Ibu guru kami kala itu seakan berubah menjadi kenangan manis yang harusnya selalu teringat oleh Beliau-Beliau. (ak bersama TREAMNAT, sahabatku)



Dan itulah akhir dari perjalanan kami di Gerbang SMA, dan tentunya awal dari perjalanan kami yang baru.

Meninggalkan sejuta kenangan indah yang tak pernah bisa terlupakan



Jujur, ak sangat menyayangi persahabatanku dengan sahabat dan teman-temanku, karena bagiku merekalah yang selalu ada untuk aku, memberikan aku support , saat aku jatuh, saat aku bimbang, dan saat aku salah pun mereka selalu ada untuk mengingatkanku, setidaknya itu berlaku untuk teman-temanku ASPARAGUS pada umumnya dan TREAMNAT khususnya.

Walau kini kami tak lagi bersama pada basicnya, tapi nyatanya kami tetap keep contact, sms atau telfon, atau bahkan melalui chating dan facebook walau hanya sekedar tanya bagaimana kabar. Entah ini terjadi karena kami baru saja keluar dari komunitas yang lama atau memang rasa solidaritas kami tinggi dan sangat tinggi bahkan. Tapi harapanku, itu semua ikhlas karena kami ingin menjaga hubungan persaudaraan ini.

Dengan mengucap rasa syukur yang tak terhenti kepada ALLAH SWT, Dia telah memberiku jalan dan kesempatan untuk bisa melanjutkan sekolahku di Universitas negeri di Surabaya. Walau sejujurnya jurusan yang kini ku jalani tak seiring sejalan dengan keinginan dan cita-citaku. Sempat tersirat rasa kecewa dari lubuk hatiku, kenapa aku diberi jalan seperti ini. Tapi Astaghfirullahaladzim , tak sepantasnya aku punya fikiran seperti itu, karena ALLAH telah memilihkan ini untukku dan ini harus aku syukuri. Cukup dengan berdoa dan berbakti kepada orang tua, menjalani semua dengan ikhlas, insya ALLAH aku yakin ALLAH akan membantuku dan membimbingku dalam setiap langkahku. Amin.

0 komentar:

Posting Komentar

Love is...
© Aku Sebagai Rynda - Template by Blogger Sablonlari - Font by Fontspace